SILABUS SMK
Mata
Pelajaran : BAHASA INGGRIS - WAJIB
Kelas : X
Kompetensi
Inti :
KI
1: Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya
KI 2: Menghayati dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3: Memahami,
menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah,
menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
|
Kompetensi Dasar
|
Materi Pokok
|
Pembelajaran
|
Penilaian
|
Alokasi Waktu
|
Sumber Belajar
|
|||||||
|
Mensyukuri
kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar
komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.
|
|
|
|
|
|
|||||||
|
2.1. Menunjukkan
perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman.
2.2. Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam
melaksanakan komunikasi transaksional dengan guru dan teman.
2.3. Menunjukkan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan
cinta damai, dalam melaksanakan komunikasi fungsional.
|
|
|
|
|
|
|||||||
|
3.1. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan dari teks pemaparan jati diri, sesuai dengan konteks
penggunaannya.
4.1. Menangkap makna pemaparan jati diri lisan dan tulis.
4.2. Menyusun teks lisan dan tulis sederhana, untuk memaparkan, menanyakan, dan merespon
pemaparan jati diri, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks.
|
Teks lisan
dan tulis sederhana untuk memaparkan dan menanyakan jati diri, serta responnya
Fungsi
sosial
Mengenalkan,
menyebutkan identitas, untuk saling mengenal dan menjalin hubungan antar
pribadi dengan teman dan guru.
Struktur
teks
Alex: My My name is
Alex. I live on Jln. Kenari.
Vina: Near SMAN 2?
Alex: Yes, only 100 m
to the north. I have 2 brothers, Ferry and Bima.
Aldi: I know Ferry
Alex: Really.
Aldi: Yes, we play badminton together every Friday.
Unsur kebahasaan
(1) Kosakata: nama status hubungan
keluarga, kekerabatan, teman, tetangga
(2) Nama profesi pekerjaan, hobi.
(3) Kata tanya Who? Which? How? Dst.
(4) Kata kerja dalam simple present
tense.
(5) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(6) Ucapan, tekanan kata, intonasi
(7) Ejaan dan tanda baca
(8) Tulisan tangan.
Topik
Diri
sendiri, orang tua, kakak, adik, famili, tetangga, dan orang terdekat
lainnya, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku santun, peduli, jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama, dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa melihat, mendengar, dan dan
menyaksikan guru memaparkan dan menanyakan jati diri dalam bahasa Inggris secara benar sesuai kenyataan, untuk dapat dikenal siswa secara lebih dekat.
·
Guru mengulanginya berkali-kali, dan secara interaktif mengajak siswa
untuk mengamati secara jelas, kalimat demi kalimat, isi pesan dan unsur kebahasaan
yang digunakan dalam memaparkan dan menanyakan jati diri.
·
Siswa menirukan guru mengatakan setiap kalimat.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan antara ungkapan memaparkan dan menanyakan jati diri dalam bahasa Inggris dan dalam
bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengumpulkan Informasi
·
Siswa mendengarkan dan menyaksikan banyak contoh interaksi memaparkan dan menanyakan jati
dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
·
Siswa mengikuti dan menirukan contoh-contoh interaksi memaparkan
dan menanyakan jati diri dengan ucapan, tekanan kata, intonasi, dan sikap yang benar.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri
(fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan) interaksi memaparkan dan menanyakan jati diri.
· Secara
kolaboratif, siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk memaparkan jati
diri dalam konteks pembelajaran, simulasi,
role-play, dan kegiatan lain yang
terstruktur.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan ungkapan untuk
memaparkan dan menanyakan diri yang telah dikumpulkan dari
berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa membandingkan antara ungkapan untuk
memaparkan dan menanyakan diri yang telah dipelajari tersebut di atas dengan yang ada di
sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menggunakan bahasa Inggris untuk saling memaparkan jati diri agar
saling mengenal secara lebih dekat.
·
Siswa berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam memaparkan jati diri
dalam bahasa Inggris dan menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana dalam
bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial memaparkan dan menanyakan jati diri.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan dalam memaparkan dan menanyakan jati
diri.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, peduli, dan percaya diri yang menyertai
tindakan memaparkan dan menanyakan jati diri.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Simulasi
dan/atau bermain peran (role play)
dalam bentuk interaksi dengan memaparkan dan menanyakan jati
diri.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk
memaparkan dan menanyakan jati diri, ketika muncul kesempatan, di dalam dan
di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi, di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar memaparkan dan menanyakan jati diri, termasuk kemudahan dan
kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
dan menulis teks yang menuntut pemahaman dan kemampuan menghasilkan teks yang
di dalamnya termasuk tindakan memaparkan dan menanyakan jati diri.
|
4 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh
peragaan dalam bentuk rekaman CD/VCD/
DVD/kaset
· Contoh
interaksi tertulis
· Contoh teks
tertulis
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.2. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada ungkapan memuji bersayap
(extended)
serta responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.3. Menyusun teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan
merespon pujian bersayap (extended),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks.
|
Teks lisan dan
tulis untuk memuji bersayap (extended)
serta responnya
Fungsi sosial
Menjaga
hubungan interpersonal dengan guru, teman dan orang lain.
Struktur teks
Tuti: Is
this your new bag?
Tibo: Yes.
Tuti: It
looks strong. It must be expensive.
Wina: You
did it well. You must be very happy.
Susi: Yes, I am.
Thank God, I could finish it.
Unsur
kebahasaan
(1)
Kosa kata adjektiva terkait dengan kualitas pekerjaan, penampilan,
prestasi.
(2)
Tata
bahasa: simple past tense, present
perfect tense, present perfect continuous tense.
(3)
Penggunaan
nominal singular dan plural secara tepat, dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb
secara tepat dalam frasa nominal
(4)
Ucapan, tekanan
kata, intonasi
(5)
Ejaan dan tanda
baca
(6) Tulisan tangan
Topik
Berbagai hal terkait dengan
interaksi siswa
dengan guru, teman, adik, kakak, dsb. terkait dengan kegiatan siswa
sehari-hari di rumah, sekolah, di dalam maupun di luar kelas,
dengan memberikan keteladan tentang perilaku santun, peduli, percaya diri,
dan cinta damai.
|
Mengamati
·
Siswa terbiasa atau sering mendengar dan menyaksikan guru dan warga sekolah lain memuji bersayap (extended) serta
meresponnya, dalam bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa lain, dengan unsur kebahasaan yang
dipilih untuk mendekatkan hubungan interpersonal dengan siswa (keteladanan).
·
Siswa dituntut untuk mencontoh keteladanan tersebut dengan
memuji bersayap (extended) serta meresponnya, dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan antara ungkapan memuji bersayap (extended), dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam
bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, akibat jika tidak
melakukan, dsb.
Mengumpulkan Informasi
· Siswa mendengarkan dan
menyaksikan banyak contoh interaksi dengan memuji bersayap (extended) serta responnya dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
·
Siswa menirukan contoh-contoh interaksi dengan memuji bersayap
(extended), serta responnya dalam bahasa Inggris dengan ucapan, tekanan kata,
intonasi, dan sikap yang benar.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa
mengidentifikasi ciri-ciri (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan) interaksi memuji bersayap (extended), serta responnya.
· Secara
kolaboratif, siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk memuji bersayap
(extended), serta responnya
dalam konteks pembelajaran, simulasi, role-play,
dan kegiatan lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan ungkapan memuji bersayap (extended), serta responnya yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber
tersebut di atas.
·
Siswa membandingkan ungkapan memuji bersayap (extended), serta responnya yang telah dipelajari tersebut di atas dengan yang ada di
sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang
digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menggunakan bahasa Inggris setiap kali muncul kesempatan memuji bersayap
(extended), serta responnya, di dalam dan di luar kelas,
dengan unsur kebahasaan yang dapat mendekatkan hubungan interpersonal.
·
Siswa
berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam menggunakan bahasa
Inggris untuk memuji bersayap (extended), serta responnya dan menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana
dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial memuji bersayap (extended), serta responnya.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan struktur ungkapan
memuji bersayap (extended), serta responnya.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap santun, peduli, percaya diri dan cinta damai yang menyertai ungkapan
memuji bersayap (extended), serta responnya.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Simulasi
dan/atau bermain peran (role play) untuk memuji bersayap (extended), serta responnya.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk memuji
bersayap (extended) ketika muncul kesempatan di
dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan siswa dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kesantunan dan kepedulian dalam melaksanakan
komunikasi di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana bahasa Indonesia tentang
pengalaman belajar berinteraksi dengan memuji bersayap (extended), termasuk kemudahan dan kesulitannya.
|
2 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh
peragaan dalam bentuk rekaman CD/VCD/
DVD/kaset
· Contoh
interaksi tertulis
· Contoh teks
tertulis
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.3. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada ungkapan menunjukan perhatian (care), serta responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.4. Menyusun teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan merespon ungkapan perhatian (care), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks.
|
Teks lisan dan
tulis untuk menunjukkan perhatian (care) serta responnya
Fungsi sosial
Menjaga
hubungan interpersonal dengan guru, teman dan orang lain.
Struktur teks
Dewi: You look pale. Are you alright?
Indra: Not really. I have a bad headache.
Dewi: You need to take a good rest.
Indra: I think so. Thanks.
Emi: I failed my English test.
Lia: That’s okay. Just work harder, and you will get a good mark next time.
Unsur
kebahasaan
(1)
Kosa kata
terkait dengan kondisi kesehatan, kekerhasilan, kegagalan.
(2)
Tata
bahasa: have, have got, need, may,
can, will, dsb.
(3)
Frasa nominal dengan adjective: a bad headache, a good rest;
(4)
Penggunaan
nominal singular dan plural secara tepat, dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb
secara tepat dalam frasa nominal
(5)
Ucapan, tekanan
kata, intonasi
(6)
Ejaan dan tanda
baca
(7) Tulisan tangan
Topik
Berbagai hal terkait dengan
interaksi siswa
dengan guru, teman, adik, kakak, dsb. terkait dengan kegiatan siswa
sehari-hari di rumah, sekolah, di dalam maupun di luar kelas,
dengan memberikan keteladanan tentang perilaku perilaku santun, peduli, jujur, disiplin, percaya diri, cinta
damai, kerjasama,
dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa terbiasa atau sering mendengar dan menyaksikan guru dan warga sekolah lain menunjukkan perhatian (care) serta meresponnya, dalam bahasa Inggris, bahasa Indonesia,
dan bahasa lain, dengan unsur kebahasaan yang
dipilih untuk mendekatkan hubungan interpersonal dengan siswa (keteladanan).
·
Siswa dituntut untuk mencontoh keteladanan tersebut dengan
menunjukkan perhatian (care) serta
meresponnya, dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan antara ungkapan
menunjukkan perhatian (care), dalam
bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan
menggunakan ungkapan lain, akibat jika tidak melakukan, dsb.
Mengumpulkan Informasi
· Siswa mendengarkan dan
menyaksikan banyak contoh interaksi dengan menunjukkan perhatian (care) serta
responnya dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
·
Siswa menirukan contoh-contoh interaksi dengan menunjukkan perhatian (care), serta responnya dalam bahasa Inggris dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi, dan sikap yang benar.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa
mengidentifikasi ciri-ciri (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan) interaksi menunjukkan
perhatian (care), serta responnya.
· Secara
kolaboratif, siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk menunjukkan perhatian (care), serta responnya dalam konteks pembelajaran,
simulasi, role-play, dan kegiatan
lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan ungkapan menunjukkan
perhatian (care), serta responnya yang telah dikumpulkan dari
berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa membandingkan ungkapan menunjukkan
perhatian (care), serta responnya yang telah dipelajari tersebut di atas dengan yang ada di
sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang
digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menggunakan bahasa Inggris setiap kali muncul kesempatan menunjukkan perhatian (care),
serta responnya, di dalam dan di luar kelas, dengan unsur kebahasaan yang
dapat mendekatkan hubungan interpersonal.
·
Siswa
berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam menggunakan bahasa
Inggris untuk menunjukkan perhatian (care), serta responnya dan menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana
dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial ungkapan untuk menunjukkan perhatian
(care), serta responnya.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan struktur ungkapan
untuk menunjukkan perhatian (care), serta responnya.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap santun, peduli, percaya diri dan cinta damai yang menyertai ungkapan
untuk menunjukkan perhatian (care), serta responnya.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Simulasi
dan/atau bermain peran (role play)
dalam menggunakan ungkapan untuk menunjukkan
perhatian (care), serta responnya.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk
menggunakan ungkapan
untuk menunjukkan perhatian (care) ketika muncul kesempatan di
dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan siswa dalam proses pembelajaran di setiap
tahapan.
·
Observasi terhadap kesantunan dan kepedulian dalam melaksanakan
komunikasi di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana bahasa Indonesia tentang
pengalaman belajar berinteraksi dengan menunjukkan perhatian (care), termasuk kemudahan dan
kesulitannya.
|
2 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh
peragaan dalam bentuk rekaman CD/VCD/
DVD/kaset
· Contoh
interaksi tertulis
· Contoh teks
tertulis
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.4. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan untuk
menyatakan dan menanyakan tentang niat
melakukan sesuatu, sesuai dengan konteks penggunaannya
4.5. Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan
menanyakan tentang niat melakukan sesuatu, dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks
|
Teks lisan
dan tulis menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan/kegiatan
Fungsi sosial
Menyatakan rencana,
menyarankan, dsb.
Struktur teks
I’d like to
show you my recipe collection. I’m sure you will like it.; During the semester break I will
paint my bedroom.Ok. That’s my big boy!; May we have your
attention, please. Shanti is going to explain the design of our wall
magazine., dan semacamnya.
Unsur kebahasaan
(1) Kata kerja bantu modal: I’d like to
…, will …, be going to …
(2) Kosa kata: kata kerja yang terkait dengan kegiatan siswa di kelas, sekolah, rumah, dan sekitarnya
(3) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(4) Ucapan, tekanan kata, intonasi,
(5) Ejaan dan tanda baca
(6) Tulisan tangan.
Topik
Tindakan
yang dilakukan di kelas, sekolah, rumah, dan sekitarnya yang memberikan
keteladanan tentang perilaku santun, peduli, jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama, dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa terbiasa atau sering mendengar dan menyaksikan guru dan warga sekolah lain menyatakan dan menanyakan niat melakukan
suatu tindakan, dalam bahasa Inggris, dengan unsur kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosialnya.
·
Siswa dituntut untuk mencontoh kebiasaan tersebut
dengan menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan, dalam bahasa Inggris, dengan unsur kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosialnya.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan antara cara menyatakan dan menanyakan niat melakukan
suatu tindakan,
dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan
menggunakan ungkapan lain, akibat jika tidak melakukan, dsb.
Mengumpulkan Informasi
· Siswa mendengarkan dan
menyaksikan banyak contoh interaksi dengan menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
·
Siswa menirukan contoh-contoh interaksi dengan
menyatakan dan menanyakan niat melakukan
suatu tindakan dalam bahasa Inggris dengan ucapan, tekanan kata,
intonasi, dan sikap yang benar.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa
mengidentifikasi ciri-ciri (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan) interaksi menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan.
· Secara
kolaboratif, siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan dalam
konteks pembelajaran, simulasi, role-play,
dan kegiatan lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan ungkapan menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber
tersebut di atas.
·
Siswa membandingkan ungkapan menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan yang telah dipelajari tersebut di atas dengan yang ada di
sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang
digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menggunakan bahasa Inggris setiap kali muncul kesempatan untuk
menyatakan dan menanyakan niat melakukan
suatu tindakan, di dalam dan di luar kelas,
dengan unsur kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosialnya.
·
Siswa
berupaya berbicara secara lancar dengan ucapan,
tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam menggunakan bahasa
Inggris untuk menyatakan dan menanyakan niat melakukan suatu tindakan dan menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial menyebutkan
dan menanyakan tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan dalam menyebutkan dan menanyakan tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, peduli, dan percaya diri yang menyertai
tindakan menyebutkan dan menanyakan tentang niat melakukan suatu
tindakan/kegiatan.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Simulasi
dan/atau bermain peran (role play)
dalam bentuk interaksi dengan
menyebutkan dan menanyakan tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk menyebutkan dan menanyakan tentang niat melakukan suatu
tindakan/kegiatan,
ketika muncul kesempatan, di dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi, di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar menyebutkan dan
menanyakan tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan, termasuk
kemudahan dan kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
dan menulis teks yang menuntut pemahaman dan kemampuan menghasilkan teks yang
di dalamnya termasuk tindakan menyebutkan dan
menanyakan tentang niat melakukan suatu tindakan/kegiatan.
|
4 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh
peragaan dalam bentuk rekaman CD/VCD/
DVD/kaset
· Contoh
interaksi tertulis
· Contoh teks
tertulis
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.5. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan dari ungkapan ucapan selamat bersayap (extended), sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.6. Menyusun teks lisan dan
tulis untuk
mengucapkan dan merespon ucapan selamat bersayap (extended), dengan memperhatikan
tujuan, struktur teks, dengan memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur
kebahasaan, secara benar dan sesuai dengan konteks.
|
Teks lisan dan tulis untuk
memberi ucapan selamat bersayap
(extended) serta
reponnya.
Fungsi Sosial
Menjaga
hubungan interpersonal dengan guru, teman, dan orang lain.
Struktur text
Gamal: You passed your test to enter the best school in
town? Congratulations! I’m happy for you.
Siti: Thanks. What about you?
Evi: Congratulations! You
won the first prize in the story telling competition. We are proud of you!
Johan: Thank you.
Unsur
kebahasaan
(1)
Kosa kata
terkait dengan kualitas pekerjaan, kekerhasilan, prestasi.
(2)
Tata
bahasa: simple past tense, simple
present tense present perfect tense
(3)
Ungkapan baku yang lazim
digunakan.
(4)
Penggunaan
nominal singular dan plural secara tepat, dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb
secara tepat dalam frasa nominal
(5)
Ucapan, tekanan
kata, intonasi
(6)
Ejaan dan tanda
baca
(7) Tulisan tangan
Topik
Berbagai hal terkait dengan
interaksi siswa
dengan guru, teman, adik, kakak, dsb. terkait dengan kegiatan siswa
sehari-hari di rumah, sekolah, di dalam maupun di luar kelas,
dengan memberikan keteladanan tentang perilaku santun dan peduli.
.
|
Mengamati
·
Siswa terbiasa atau sering mendengar dan menyaksikan guru dan warga sekolah lain memberi ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya dalam bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa lain (keteladanan), dengan unsur kebahasaan yang dapat menjaga
hubungan interpersonal.
·
Siswa dituntut untuk mencontoh keteladanan tersebut dengan memberi ucapan selamat
bersayap (extended) serta meresponnya, dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya, dengan unsur kebahasaan yang
dapat menjaga hubungan interpersonal.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan ucapan selamat bersayap, serta
responnya,
dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan
menggunakan ungkapan lain, akibat jika tidak melakukan, dsb.
Mengumpulkan Informasi
· Siswa mendengarkan dan
menyaksikan banyak contoh interaksi dengan ucapan selamat bersayap (extended) serta responnya dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
·
Siswa menirukan contoh-contoh interaksi dengan
ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya dalam bahasa Inggris dengan ucapan, tekanan kata,
intonasi, dan sikap yang benar.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa
mengidentifikasi ciri-ciri (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan) interaksi dengan ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya.
· Secara
kolaboratif, siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk memberi ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya dalam konteks pembelajaran,
simulasi, role-play, dan kegiatan
lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya yang telah dikumpulkan dari
berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa membandingkan ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya yang telah dipelajari tersebut di atas dengan yang ada di
sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang
digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menggunakan bahasa Inggris setiap kali muncul kesempatan untuk
memberi ucapan selamat bersayap (extended),
serta responnya, di dalam dan di luar kelas, dengan unsur kebahasaan yang
dapat menjaga hubungan interpersonal.
·
Siswa berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan
menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta tulisan yang jelas dan
rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam menggunakan bahasa
Inggris untuk memberi ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya dan menuliskannya dalam jurnal
belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial ucapan
selamat bersayap (extended), serta responnya.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan struktur ucapan selamat bersayap (extended), serta responnya.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap santun, peduli, dan percaya diri yang menyertai ucapan selamat bersayap (extended),
serta responnya.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Simulasi
dan/atau bermain peran (role play) memberi ucapan selamat bersayap (extended), serta
responnya.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk memberi ucapan selamat bersayap (extended) ketika muncul kesempatan di
dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan siswa dalam proses pembelajaran di setiap
tahapan.
·
Observasi terhadap kesantunan dan kepedulian dalam melaksanakan
komunikasi di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana bahasa Indonesia tentang
pengalaman belajar berinteraksi dengan memberi ucapan
selamat bersayap (extended), termasuk
kemudahan dan kesulitannya.
|
4 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh
peragaan dalam bentuk rekaman CD/VCD/
DVD/kaset
· Contoh
interaksi tertulis
· Contoh teks
tertulis
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.6. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada pernyataan dan pertanyaan tindakan/kejadian yang dilakukan/ terjadi di waktu lampau yang merujuk waktu terjadinya
dengan yang merujuk pada kesudahannya, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.7. Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan
menanyakan tentang tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya, dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar
dan sesuai konteks.
|
Teks lisan
dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tindakan/kejadian yang dilakukan/
terjadi di waktu lampau yang merujuk
waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya
Fungsi sosial
Melaporkan,
menceritakan, menjelaskan
Struktur teks
I have been to the lake once. I went there in 2005.; He has left for
Sorong. He left the office half an hour ago.; Indonesia has experienced many
tsunamis. The biggest one happened in Aceh in 2004.; dan
semacamnya.
Unsur kebahasaan
(1) Kosa kata terkait dengan kegiatan, tindakan, kejadian, peristiwa
(2) Kata kerja dalam Simple Past
Tense, Present Perfect Tense.
(3) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(4) Ucapan, tekanan kata, intonasi,
(5) Ejaan dan tanda baca
(6) Tulisan tangan.
Topik
Kegiatan,
tindakan, kejadian, peristiwa, yang relevan dengan kehidupan siswa sebagai
pelajar dan remaja, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku santun,
peduli, jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama,
cinta damai, dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa terbiasa atau sering mendengar dan menyaksikan guru dan warga sekolah lain menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian yang
dilakukan/terjadi di waktu lampau yang
merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya, dalam bahasa Inggris, dengan unsur kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosialnya.
·
Siswa dituntut untuk mencontoh kebiasaan tersebut
dengan menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya, dalam bahasa Inggris, dengan unsur kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosialnya.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan antara cara menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya,
dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan
menggunakan ungkapan lain, akibat jika menyebutkan
waktunya,
dsb.
Mengumpulkan Informasi
· Siswa mendengarkan dan
menyaksikan banyak contoh interaksi dengan menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/ terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
·
Siswa menirukan contoh-contoh interaksi dengan
menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di
waktu lampau yang merujuk waktu
terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya dalam bahasa Inggris dengan ucapan, tekanan kata, intonasi, dan sikap
yang benar.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa
mengidentifikasi ciri-ciri (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan) interaksi menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya.
· Secara
kolaboratif, siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris untuk menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya
dalam konteks pembelajaran, simulasi, role-play,
dan kegiatan lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan ungkapan menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya yang telah dikumpulkan dari
berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa membandingkan ungkapan menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya yang telah dipelajari tersebut di atas dengan yang ada di
sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang
digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menggunakan bahasa Inggris setiap kali muncul kesempatan untuk
menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di
waktu lampau yang merujuk waktu
terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya, di dalam dan di luar kelas, dengan unsur
kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosialnya.
·
Siswa berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam menggunakan bahasa
Inggris untuk menyebutkan dan menanyakan tindakan/kejadian yang
dilakukan/terjadi di waktu lampau yang
merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya dan menuliskannya dalam jurnal
belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial menyebutkan dan menanyakan tentang tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di
waktu lampau yang merujuk waktu
terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan dalam menyebutkan dan menanyakan tentang tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di
waktu lampau yang merujuk waktu
terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, peduli, dan percaya diri yang menyertai
tindakan menyebutkan dan menanyakan tentang tindakan/kejadian
yang dilakukan/terjadi di waktu lampau
yang merujuk waktu terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Simulasi
dan/atau bermain peran (role play)
dalam bentuk interaksi dengan menyebutkan dan menanyakan tentang tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di
waktu lampau yang merujuk waktu
terjadinya dengan yang merujuk pada kesudahannya.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk
menyebutkan dan menanyakan tentang
tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di waktu lampau yang merujuk waktu terjadinya dengan yang
merujuk pada kesudahannya, ketika muncul kesempatan, di dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi, di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar menyebutkan dan menanyakan tentang
tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di waktu lampau yang merujuk waktu terjadinya dengan yang
merujuk pada kesudahannya, termasuk kemudahan dan kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
dan menulis teks yang menuntut pemahaman dan kemampuan menghasilkan teks yang
di dalamnya termasuk tindakan menyebutkan dan menanyakan tentang
tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di waktu lampau yang merujuk waktu terjadinya dengan yang
merujuk pada kesudahannya.
|
4 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh
peragaan dalam bentuk rekaman CD/VCD/
DVD/kaset
· Contoh
interaksi tertulis
· Contoh teks
tertulis
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.7. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada teks deskriptif sederhana tentang orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.8. Menangkap makna dalam teks deskriptif, lisan dan tulis,
sederhana, tentang
orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal.
4.9. Menyunting teks deskriptif lisan dan tulis, sederhana, tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
4.10. Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis sederhana
tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal, dengan
memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan
sesuai dengan konteks.
.
|
Teks deskriptif lisan dan tulis, sederhana, tentang
orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
Fungsi sosial
Membanggakan,
menjual, mengagumi, mengenalkan, mengidentifikasi, mengkritik, dsb.
Struktur text
(gagasan
utama dan informasi rinci)
a. Menyebutkan nama orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
dan nama bagian-bagiannya yang dipilih untuk dideskripsikan
b. Menyebutkan sifat orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
dan nama bagian-bagiannya, dan
c. Menyebutkan tindakan dari atau
terkait dengan orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
dan nama bagian-bagiannya yang semuanya sesuai dengan fungsi sosial yang hendak dicapai.
Unsur kebahasaan
(1) Kata benda yang terkait dengan orang, tempat wisata,
dan bangunan bersejarah terkenal, dengan
atau tanpa a dan the, plural (-s), this, that, those, my,
his, dst.
(2) Kata sifat tentang orang,
binatang, benda dalam kehidupan siswa di rumah, sekolah, dan sekitarnya,
dengan atau tanpa kata keterangan quite,
very, extremely, dst..
(3) Kata kerja untuk menyatakan
keadaan dan tindakan rutin dalam simple present tense.
(4) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(5) Ucapan, tekanan kata, intonasi
(6) Ejaan dan tanda baca
(7) Tulisan tangan
Topik
orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal relevan dengan kehidupan siswa sebagai remaja
dan pelajar SMA, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku santun,
peduli, jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama,
cinta damai, dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa menyalin dengan tulisan tangan yang rapi beberapa teks deskriptif
tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal dari berbagai
sumber, dengan menggunakan ejaan dan tanda baca dengan benar.
·
Siswa membaca dan mendengarkan teks-teks tersebut untuk memahami isi
pesannya.
·
Dengan bimbingan guru, siswa mengidentifikasi fungsi sosialnya, struktur
teks (termasuk a.l. gagasan utama dan informasi rinci), dan unsur kebahasaan
dari setiap teks tersebut.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan tentang fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari setiap teks tersebut.
Mengumpulkan
Informasi
·
Secara kolaboratif, siswa mencari dan mengumpulan beberapa teks
deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
dari berbagai sumber, termasuk dari internet, film, koran, majalah, buku
teks, dsb.
· Siswa membaca rujukan dari
berbagai sumber, termasuk buku teks, untuk mengetahui fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur kebahasaan dari teks deskriptif tentang orang, binatang, dan
benda.
·
Siswa membaca semua teks deskriptif tentang orang,
tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal yang telah terkumpul tsb.,
secara lebih cermat dengan cara mengidentifikasi dan menyebutkan:
- fungsi sosial setiap teks
- nama orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal yang dideskripsikan
- sifat orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal yang dideskripsikan
- tindakan orang, tempat wisata,
dan bangunan bersejarah terkenal yang dideskripsikan
- kosa kata, tata bahasa, ucapan,
tekanan kata, ejaan, tanda baca yang digunakan
·
Secara kolaboratif siswa meniru contoh-contoh yang ada untuk membuat teks
deskriptif sangat pendek dan sederhana tentang orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal untuk mencapai fungsi sosial yang berbeda-beda,
dengan struktur teks, dan unsur kebahasaan yang sesuai konteks.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan fungsi sosial, struktur teks (termasuk a.l. gagasan
utama dan informasi rinci), dan unsur kebahasaan dari beberapa teks
deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal
yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan yang digunakan dalam teks deskriptif yang mereka hasilkan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa membuat beberapa teks deskriptif sangat pendek dan sederhana
tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal yang ada dalam
kehidupan siswa, dalam bahasa Inggris, dengan struktur teks dan unsur
kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosial nyata yang hendak dicapai
(membanggakan, mengenalkan, mengidentifikasi, memuji, mengkritik, dsb).
·
Siswa berupaya berbicara secara lancar dengan ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan
tanda baca yang benar, serta tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam membuat teks
deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal dan
menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial teks deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal sederhana.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan dalam menyebutkan dan menanyakan
tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal dalam teks
deskriptif.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, kerapihan tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, cinta damai, dan percaya diri yang
menyertai tindakan menyebutkan dan menanyakan tentang orang, tempat wisata,
dan bangunan bersejarah terkenal dalam teks deskriptif.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Tugas
menganalisis, menyunting, dan menghasilkan teks deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan bangunan
bersejarah terkenal nyata
di lingkungan sekitar.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk
menyebutkan dan menanyakan tentang orang, tempat wisata, dan bangunan
bersejarah terkenal, ketika muncul kesempatan, di dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi, di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar memahami dan menghasilkan teks deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal, termasuk kemudahan dan kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
dan menulis teks deskriptif yang
menuntut pemahaman dan pemaparan tentang orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah
terkenal.
Portofolio
a.
Kumpulan karya teks deskriptif tentang orang, tempat wisata, dan
bangunan bersejarah terkenal yang telah dibuat.
b.
Kumpulan hasil suntingan beberapa teks deskriptif yang dibuat sendiri atau
temannya tentang orang, orang, tempat wisata, dan bangunan bersejarah
terkenal.
c.
Kumpulan hasil analisis tentang beberapa teks deskriptif tentang orang, orang,
tempat wisata, dan bangunan bersejarah terkenal.
d.
Lembar soal dan hasil tes
|
18 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh teks dari sumber otentik
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.8. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan dari teks pemberitahuan (announcement),
sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.11. Menangkap makna pemberitahuan (announcement).
4.12. Menyusun teks tulis pemberitahuan (announcement), sangat pendek dan sederhana, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks.
|
Teks tulis pemberitahuan (announcement)
Fungsi sosial
Menjalin
kedekatan emosional antar kerabat, rekan kerja, staf
kantor, pengusaha dan pelanggan dsb. dengan cara menulis pemberitahuan
tentang peristiwa penting, seperti kelahiran, perkawinan, wisuda, pindah ke
gedung baru, dsb.
Struktur text
(gagasan
utama dan informasi rinci)
a. Menyebutkan tujuan announcement
(pemberitahuan).
b. Menyebutkan informasi rinci dari announcement (pemberitahuan).
Unsur kebahasaan
(1) Ungkapan dan kosa kata yang lazim digunakan announcement (pemberitahuan)
(2) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(3) Ucapan, tekanan kata, intonasi
(4) Ejaan dan tanda baca
(5) Tulisan tangan
Topik
Peristiwa atau kegiatan
penting yang terkait dengan hidup siswa di sekolah, rumah, dan
masyarakat, dengan memberikan
keteladanan tentang perilaku jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama dan
bertanggung jawab
Multimedia:
Layout
dan dekorasi yang membuat tampilan teks lebih menarik.
|
Mengamati
·
Siswa mencari teks tulis berbentuk pemberitahuan (announcement), termasuk yang menggunakan bahasa Indonesia.
·
Siswa mengumpulkan gambar dan foto teks tulis berbentuk pemberitahuan (announcement) dari berbagai sumber termasuk
internet, buku teks, dsb.
·
Siswa memberikan komentar dan pandangannya tentang fungsi teks tulis
berbentuk pemberitahuan (announcement),
ketepatan unsur kebahasaannya, format, tampilan, dsb.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain
tentang perbedaan dalam hal fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan, antara teks tulis berbentuk pemberitahuan (announcement) dalam
bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan
menggunakan ungkapan lain, akibat jika tidak ada, dsb.
Mengumpulkan Informasi
· Siswa membaca rujukan dari
berbagai sumber, termasuk buku teks, untuk mengetahui fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur kebahasaan dari teks tulis berbentuk pemberitahuan (announcement).
·
Siswa membaca secara lebih cermat semua teks tulis
berbentuk pemberitahuan (announcement) yang telah terkumpul dalam bentuk gambar dan foto tersebut di atas, untuk
memberikan komentar dan pandangannya tentang fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaannya.
·
Secara kolaboratif siswa meniru contoh-contoh yang ada untuk membuat teks
tulis berbentuk pemberitahuan (announcement) untuk fungsi nyata di lingkungan kelas, sekolah, rumah, dan sekitarnya.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
dari berbagai teks tulis berbentuk pemberitahuan (announcement) yang telah dikumpulkan dari
berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa menganalisis perbedaan dan persamaan dalam hal fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan dari berbagai teks tulis berbentuk
pemberitahuan (announcement) yang telah dipelajari tersebut di
atas dengan yang ada di sumber-sumber lain, atau dengan yang digunakan dalam
bahasa lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang
digunakan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa membuat lebih banyak teks tulis berbentuk pemberitahuan (announcement) dalam bahasa Inggris untuk
fungsi sosial nyata di kelas, sekolah, dan rumah.
·
Siswa berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam membuat teks tulis berbentuk
pemberitahuan (announcement) dan menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial pemberitahuan (announcement).
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan pemberitahuan (announcement).
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, peduli, dan percaya diri yang menyertai
tindakan memahami dan membuat pemberitahuan (announcement).
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Tugas
menganalisis dan membuat pemberitahuan (announcement) untuk
fungsi nyata.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa memahami dan menghasilkan pemberitahuan
(announcement) sesuai fungsi sosialnya, di
dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi, di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar memahami dan membuat pemberitahuan (announcement), termasuk kemudahan dan kesulitannya.
Portofolio
·
Kumpulan karya berbagai pemberitahuan (announcement) yang telah dibuat.
· Kumpulan hasil analisis tentang
beberapa berbagai pemberitahuan (announcement).
|
4 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi
interpersonal/ transaksional dengan
benar dan akurat
· Contoh teks dari sumber otentik
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.9. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada teks recount
sederhana tentang pengalaman/kejadian/peristiwa, sesuai dengan konteks
penggunaannya.
4.13. Menangkap makna dalam teks recount lisan dan tulis, sederhana, tentang pengalaman, kegiatan, kejadian, dan peristiwa.
4.14. Menyusun teks recount
lisan dan tulis sederhana tentang pengalaman/ kegiatan/kejadian/peristiwa,
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan,
secara benar dan sesuai dengan konteks
|
Teks recount
lisan dan tulis, sederhana, tentang pengalaman/ kegiatan/kejadian/
peristiwa
Fungsi sosial
Melaporkan,
meneladani, membanggakan, mengagumi, berbagi
pengalaman, dsb.
Struktur text
(gagasan
utama dan informasi rinci)
a. Memberikan pendahuluan (orientasi) dengan menyebutkan orang(-orang)
yang terlibat, tempat, waktu, dsb dari peristiwa/kejadian/pengalaman yang
akan disampaikan
b. Menguraikan urutan kejadian
secara kronologis, urut dan runtut
c. Menutup dengan memberikan
komentar atau penilaian umum tentang peristiwa/kejadian/ pengalaman yang telah disampaikan (opsional)
Unsur kebahasaan
(1) Kata kerja dalam Simple Past
tense, Past Continuous Tense
(2) Kosa kata: kata kerja yang
menunjuk tindakan atau kegiatan
(3) Adverbia penghubung waktu: first, then,
after that, before, when, at last, finally, dsb.
(4) Adverbia dan frasa preposisional penujuk waktu: yesterday, last month, on Monday, an hour ago, immediately, dsb.
(5) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(6) Ucapan, tekanan kata, intonasi
(7) Ejaan dan tanda baca
(8) Tulisan tangan
Topik
Peristiwa,
kejadian, pengalaman yang relevan dengan kehidupan siswa sebagai pelajar dan
remaja, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku santun, peduli, jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama,
cinta damai, dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa menyalin dengan tulisan tangan yang rapi beberapa teks tentang
pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa dari berbagai sumber, dengan
menggunakan ejaan dan tanda baca dengan benar.
·
Siswa membaca dan mendengarkan teks-teks tersebut untuk memahami isi
pesannya.
·
Dengan bimbingan guru, siswa mengidentifikasi fungsi sosialnya, struktur
teks (termasuk a.l. gagasan utama dan informasi rinci) dari setiap teks
tersebut.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan tentang fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari setiap teks tersebut.
Mengumpulkan
Informasi
·
Secara kolaboratif, siswa mencari dan mengumpulan beberapa teks tentang peristiwa/kejadian/ pengalaman dari berbagai sumber, termasuk dari internet, film, koran, majalah, buku
teks, dsb.
· Siswa membaca rujukan dari
berbagai sumber, termasuk buku teks, untuk mengetahui fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur kebahasaan dari teks tentang
peristiwa/kejadian/ pengalaman.
·
Siswa membaca semua teks tentang
peristiwa/kejadian/ pengalaman yang telah terkumpul tsb.,
secara lebih cermat dengan cara mengidentifikasi dan menyebutkan:
- fungsi sosial setiap teks
- orang(-orang) yang terlibat,
tempat, waktu, dsb dari peristiwa/kejadian/ pengalaman yang akan disampaikan
- urutan kejadian secara
kronologis, urut dan runtut
- komentar atau penilaian umum
tentang peristiwa/kejadian/pengalaman yang telah disampaikan (opsional, jika
ada)
- kosa kata, tata bahasa, ucapan,
tekanan kata, ejaan, tanda baca yang digunakan
·
Secara kolaboratif siswa meniru contoh-contoh yang ada untuk membuat teks
tentang peristiwa/kejadian/ pengalaman untuk mencapai fungsi sosial yang berbeda-beda, dengan struktur teks, dan
unsur kebahasaan yang sesuai konteks.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
dari beberapa teks recount tentang peristiwa/kejadian/ pengalaman yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut di atas.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan yang digunakan dalam teks-teks yang mereka hasilkan.
Mengkomunikasikan
·
Siswa membuat beberapa teks tentang
peristiwa/kejadian/ pengalaman yang ada dalam kehidupan siswa
di rumah, kelas, sekolah, dan sekitarnya dalam bahasa Inggris, dengan
struktur teks dan unsur kebahasaan yang sesuai dengan fungsi sosial nyata
yang hendak dicapai (melaporkan,
meneladani, membanggakan, berbagi pengalaman, dsb).
·
Siswa berupaya berbicara secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam membuat teks tentang peristiwa/kejadian/ pengalaman dan menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial teks recount tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa
sederhana.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan dalam menyebutkan dan menanyakan
tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa dalam teks recount.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, kerapihan tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, cinta damai, dan percaya diri yang
menyertai tindakan menyebutkan dan menanyakan tentang pengalaman/kegiatan/
kejadian/peristiwa dalam teks recount.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Tugas
menganalisis dan menghasilkan teks recount tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa
nyata
di lingkungan sekitar.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa menggunakan bahasa Inggris untuk
menyebutkan dan menanyakan tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa,
ketika muncul kesempatan, di dalam dan di luar kelas.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi, di dalam dan di luar kelas.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar memahami dan menghasilkan teks recount tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa, termasuk kemudahan dan
kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
dan menulis teks recount yang
menuntut pemahaman dan pemaparan tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa.
Portofolio
a.
Kumpulan karya teks recount tentang pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa yang telah dibuat.
b.
Kumpulan hasil analisis tentang beberapa teks recount tentang orang, pengalaman/kegiatan/ kejadian/peristiwa.
c.
Lembar soal dan hasil tes
|
14 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/
transaksional dengan benar dan akurat
· Contoh teks dari sumber otentik
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.10. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada teks naratif sederhana berbentuk legenda rakyat, sesuai
dengan konteks penggunaannya.
4.15. Menangkap makna
teks naratif lisan dan tulis berbentuk legenda, sederhana
|
Teks
naratif, berbentuk legenda sederhana
Fungsi sosial
Memperoleh
hiburan, menghibur dan mengajarkan nilai-nilai luhur, meneladani nilai-nilai moral, cinta tanah air, menghargai budaya lain, dsb.
Struktur text
(gagasan
utama dan informasi rinci)
a. Pendahuluan (orientasi) dengan memperkenalkan tokoh, tempat,
waktu, terjadinya cerita.
b. Penilaian (evaluasi) tentang
situasi dan kondisi terjadinya cerita.
c. Krisis yang terjadi terhadap
tokoh utama (komplikasi)
d. Akhir cerita di mana krisis
berakhir (resolusi) dengan bahagia atau sedih
e. Ulasan atau komentar umum
(reorientasi), opsional.
Unsur kebahasaan
(1) Tata bahasa: Simple Past tense,
Past Continuous Tense
(2) Kosa kata: terkait
karakter, watak, dan setting dalam legenda
(3) Adverbia penghubung waktu: first, then,
after that, before, at last, finally, dsb.
(4) Adverbia dan frasa preposisional penunjuk waktu: a long
time ago, in 1776, during the war, immediately after the dry season, dsb.
(5) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(6) Ucapan, tekanan kata, intonasi
(7) Ejaan dan tanda baca
(8) Tulisan tangan
Topik
Cerita
legenda yang memberikan keteladanan tentang perilaku santun, peduli, jujur, disiplin, percaya diri, kerjasama,
cinta damai, dan bertanggung jawab.
|
Mengamati
·
Siswa menyalin dengan tulisan tangan yang rapi beberapa teks naratif
berbentuk legenda, pendek dan sederhana dari berbagai sumber, dengan
menggunakan ejaan dan tanda baca dengan benar.
·
Siswa membaca dan mendengarkan legenda tersebut untuk memahami isi
pesannya.
·
Dengan bimbingan guru, siswa mengidentifikasi fungsi sosialnya, struktur
teks (termasuk a.l. gagasan utama dan informasi rinci) dari setiap legenda
tersebut.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan tentang fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari setiap legenda tersebut.
Mengumpulkan
Informasi
·
Secara kolaboratif, siswa mencari dan mengumpulan beberapa legenda pendek
dan sederhana dari berbagai sumber, termasuk dari internet, film, koran,
majalah, buku teks, dsb.
·
Siswa membaca rujukan dari berbagai sumber, termasuk buku teks, untuk
mengetahui fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari legenda.
·
Siswa membaca semua legenda yang telah terkumpul
tsb., secara lebih cermat dengan cara mengidentifikasi dan menyebutkan:
- fungsi sosial setiap teks
- tokoh, tempat, waktu, terjadinya cerita
- krisis yang terjadi terhadap
tokoh
- akhir cerita di mana krisis
berakhir
- komentar atau penilaian umum
tentang legenda (opsional, jika ada)
- kosa kata, tata bahasa, ucapan,
tekanan kata, ejaan, tanda baca yang digunakan
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
dari beberapa legenda yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut di
atas.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang hasil analisis mereka tentang fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan yang digunakan dalam legenda yang mereka
baca.
Mengkomunikasikan
·
Siswa menyampaikan beberapa legenda pendek dan sederhana yang telah
dibacanya kepada teman-temannya, dengan cara antara lain membacakan, menyalin
dan menerbitkan di majalah dinding, bertanya jawab, membahas pandangan
masing-masing tentang isi legenda, dsb.
·
Siswa berupaya membaca secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam memahami legenda dan menuliskannya dalam jurnal belajar
sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat pemahaman fungsi sosial teks teks naratif berbentuk legenda rakyat, pendek dan sederhana.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan pemahaman isi pesan legenda rakyat.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, kerapihan tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, cinta damai, dan percaya diri yang
menyertai tindakan memahami isi pesan
legenda rakyat.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Menganalisis
isi pesan legenda rakyat.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap tindakan siswa berusaha memahami dan menganalisis isi
pesan legenda rakyat pendek dan sederhana.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar menganalisis legenda rakyat, termasuk kemudahan
dan kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
teks yang menuntut pemahaman tentang legenda rakyat.
Portofolio
·
Kumpulan hasil analisis tentang beberapa legenda rakyat yang telah
dibuat.
·
Lembar soal dan hasil tes
|
12 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Keteladanan
ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi
interpersonal/ transaksional dengan
benar dan akurat
· Contoh teks dari sumber otentik
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
|
3.11. Menyebutkan fungsi sosial dan unsur kebahasaan dalam
lagu.
4.16. Menangkap makna lagu sederhana.
|
Lagu
sederhana
Fungsi sosial
Memahami
pesan moral lagu dan menghargai lagu sebagai karya seni
Unsur kebahasaan
(1) Kata, ungkapan, dan tata bahasa
dalam karya seni berbentuk lagu.
(2) Penggunaan nominal singular dan plural secara tepat,
dengan atau tanpa a, the, this, those,
my, their, dsb secara tepat dalam frasa nominal
(3) Ucapan, tekanan kata, intonasi
(4) Ejaan dan tanda baca.
(5) Tulisan tangan
Topik
Hal-hal
yang memberikan keteladanan dan inspirasi untuk berperilaku peduli dan cinta
damai.
|
Mengamati
·
Siswa menyalin dengan tulisan tangan beberapa lagu berbahasa Inggris
sangat sederhana yang memberikan keteladanan atau menginspirasi di dalam buku
koleksi lagunya.
·
Siswa berusaha memahami isi pesan lagu dengan menguasai unsur kebahasaan
di dalamnya.
·
Hanya jika memungkinkan semuanya, siswa menyanyikan lagu-lagu tersebut.
Menanya
Dengan
bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan isi pesan dan
unsur kebahasaan yang digunakan.
Mengumpulkan
Informasi
·
Siswa membaca (dan jika memungkinkan, mendengarkan) salah satu lagu yang
telah disalin.
·
Siswa menirukan membaca nyaring (dan jika memungkinkan, menyanyikan) lagu tsb.
·
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri (isi
pesan dan unsur kebahasaan) lagu tsb.
·
Siswa menuliskan pendapat dan perasaannya tentang isi lagu tsb. dalam
buku koleksi lagunya.
Mengasosiasi
·
Siswa membandingkan isi pesan dan unsur kebahasaan yang terdapat dalam
beberapa lagu dalam buku koleksi lagunya tersebut di atas atau dengan
lagu-lagu lain.
·
Siswa memperoleh balikan (feedback)
dari guru dan teman tentang pendapat dan perasaanya tentang lagu-lagu
tersebut.
Mengkomunikasikan
·
Siswa membacakan dan melaporkan analisisnya tentang satu lagu lain
pilihan sendiri dalam kerja kelompok, dengan cara menyebutkan isi pesan serta
pendapat dan perasaannya tentang lagu tersebut.
·
Siswa berupaya membaca secara lancar dengan
ucapan, tekanan kata, intonasi yang benar dan menulis dengan ejaan dan tanda baca yang benar, serta
tulisan yang jelas dan rapi.
·
Siswa membicarakan permasalahan yang dialami dalam memahami isi lagu dan
menuliskannya dalam jurnal belajar sederhana dalam bahasa Indonesia.
|
Kriteria Penilaian
·
Tingkat ketercapaian fungsi sosial lagu.
·
Tingkat kelengkapan dan keruntutan dalam memahami isi pesan lagu.
·
Tingkat ketepatan unsur kebahasaan: tata bahasa, kosa kata, ucapan,
tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan.
·
Sikap tanggung jawab, kerjasama, peduli, dan percaya diri yang menyertai
pemaparan tentang isi pesan serta pendapat dan perasaan siswa tentang isi
pesan lagu.
Cara Penilaian:
Kinerja
(praktik)
Tugas
untuk menyebutkan isi pesan lagu secara singkat dan menyatakan kesan atau
pendapatnya.
Observasi:
(penilaian
yang bertujuan untuk memberikan balikan secara lebih cepat)
·
Observasi terhadap interaksi siswa berusaha memahami fungsi sosial dan
unsur kebahasaan dalam lagu.
·
Observasi terhadap kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja sama siswa
dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
·
Observasi terhadap kepedulian dan kepercayaan diri dalam melaksanakan
komunikasi tentang lagu.
Penilaian
diri:
Pernyataan
siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana berbahasa Indonesia
tentang pengalaman belajar memahami fungsi sosial dan unsur kebahasaan dalam
lagu, termasuk kemudahan dan kesulitannya.
Tes tertulis
Membaca
pemahaman tentang isi pesan lagu.
Portofolio
·
Kumpulan lagu yang ditulis tangan
·
Kumpulan hasil analisis tentang beberapa lagu yang telah dibuat.
·
Lembar soal dan hasil tes
|
4 JP
|
· Buku Teks
wajib
· Contoh lagu
dalam CD/VCD/ DVD/kaset
· Kumpulan
lirik lagu
· Sumber dari
internet, seperti:
|
|||||||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar